>

ABOUT US

Our development agency is committed to providing you the best service.

OUR TEAM

The awesome people behind our brand ... and their life motto.

  • Ira

    Director

    I long for the raised voice, the howl of rage or love.

  • Kusuma Dewi

    Marketing

    Contented with little, yet wishing for much more.

  • Adis Kontesa

    Engineer Support

    If anything is worth doing, it's worth overdoing.

OUR SKILLS

We pride ourselves with strong, flexible and top notch skills.

Marketing

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

Websites

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

PR

Development 90%
Design 80%
Marketing 70%

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS

300

HAPPY CLIENTS

650

COFFEES DRUNK

1568

FACEBOOK LIKES

STRATEGY & CREATIVITY

Phasellus iaculis dolor nec urna nullam. Vivamus mattis blandit porttitor nullam.

Our Product

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

  • Flow Meter




    Apa itu flow meter?

    Kegunaan flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui adanya suatu aliran material (liquid, gas, powder) dalam suatu jalur aliran, dengan segala aspek aliran itu sendiri, yang meliputi kecepatan aliran atau flow rate dan total massa atau volume dari material yang mengalir dalam jangka waktu tertentu atau sering disebut dengan istilah totalizer.

    Dengan diketahuinya parameter dari aliran suatu matrial oleh alat ukur flow meter yang dikirim berupa data angka dan dapat juga diteruskan guna menghasilkan aliran listrik atau sinyal yang bisa digunakan sebagai input pada control atau rangkaian electric lainnya.

    Cara kerja flowmeter magnetic


    Mengapa kita perlu flowmeter?

    Pada kasus tertentu flow meter dapat digunakan untuk mendapatkan efisiensi dari suatu proses dengan cara melakukan adjustment besar kecilnya suatu aliran fluida. Seperti di industri manufacture dimana kebutuhan air, udara bertekanan dan steam yang tentunya besar kecilnya harus mengacu pada kebutuhan lini produksi berdasarkan konsumsi mesin pada proses produksi.

    Flow meter di sini bisa digunakan sebagai acuan besar kecilnya kebutuhan udara/air /steam dengann menyetel valve sehingga mesin yang membutuhkan udara lebih kecil bisa di sesuaiakn alirannya dan begitu juga sebaliknya. Sehingga tidak ada lagi kekuranagan udara/air atau steam untuk mesin2 yang membutuhkan lebih banyak.

    Untuk proses biaya produksi flow meter justru memegang peranan penting guna mendapatkan biaya produksi sehubungan dengan konsumsi air/ udara atau steam. Dengan terdatanya jumlah pemakain udara/steam/air/gas maka biaya produksi yang berhubungan dengan besarnya biaya fluida bisa dihitung dengan pasti.

    Untuk melakukan efektifitas pengecekan performa mesin,  flow meter sering digunakan di perusahaan manufacture, guna mengukur kapasitas dan performa pompa, compressor dan cooling system. Sehingga kerusakan mesin yang lebih besar, bisa di ketahui sedini mungkin karena adanya ketidak beresan mesin. Sehingga break down machine bisa di hindari dengan melakukan perawatan sesuai schedule, beradasarkan analisa hasil pengukuran sitem pendinginan atau lainya dengan menggunakan flow meter yang portable.

    Flow meter bisa juga diaplikasikan guna mendapatkan kwalitas hasil produksi yang konsisten dengan mengaplikasikan pada batching system. Dibanyak pabrik makanan flow meter bisa digunakan untuk mengkur volume cairan guna mixing cairan yang berbeda sehingga kwalitas mixing bisa terjaga konsistenya.

    Pada proses pengolahan limbah flow meter mempunyai fungsi yang sangat vital baik digunakan untuk mengukur hasil proses maupun guna mendapatkan optimalisasi penggunaan bahan kimia seperti penggunaan koagulan maupun flokulan sehingga besaran biaya proses pengolahan limbah bisa dipantau.

    Akurasi flow meter

    Akurasi flow meter cukup bervariasi, sesuai dengan jenis dan model dari flowmeter yang diproduksi. Ada yang mempunyai akurasi 5%, 2%, 1%, 0.5% bahkan ada yang 0.2 % dan lebih bai. Untuk jenis flow mete air biasanya kisaran yang diharapkan jika untuk kwalitas proses dan product mencapai 0.5% hingga 1%. Sedangkan jika digunakan untuk irigasi dan pemantauan flow rate untuk menajga performa mesin seperti pada proses pendinginan mesin biasanya berkisar pada angka 2% hingga 5%.
    Namun untuk proses tertentu yang menginginkan kwalitas proses dan product yang sangat tinggi atau karena mahalnya liquid yang diukur maka akurasi flowmeter diharapkan pada kisaran 0.2%. Untiuk kasus ini lebih baik bisa menggunakan jenis flow meter coriolis yang terkenal dengan sebutan mass flow meter. Karena namnya mass flow meter maka akibat perubahan temperature cairan yang mampu merubah viskositas atau bahkan adanya gas atau udara yang terjebak dalam cairan, tidak akan berpengaruh pada hasil pengukuran mass flow meter karena mass udara serta volume cairan tidak berpengaruh.

    Komponen Flow meter

    Ada dua bagian dari flow meter yang utama yaitu flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya dan biasanya ini yang menjadi acuan size flow meter dengan koneksi disesuaikan kondisi lapangan apakah menggunakan flange, ulir atau lainya.
    Untuk flow sensor ini biasanya bahan material sensor di sesuaikan dengan material pipa, spesifikasi fluida, temperature maksimal, max pressure, IP class apakah butuh water proof atau lainya, termasuk jika dibutuhkan material yang punya kelas food grade dan tahan asam.
    Bagian kedua dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge, yang mempunyai fungsi menerjemahkan signal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang bisa ditampilkan berupa angka ke display serta memberikan ouput lainya. Flow transmitter ini biasanya hanya terbagi dalam bentuk menyatu dengan sensor atau terpisah, yang istilah dilapangan adalah compact/integral atau remote/split yang menggunakan kabel sebagai penghubung sensor ke transmitter.
    Dari flow transmitter ini flow meter mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity, dengan satuan unit jarak per waktu, debit aiar atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate dengan satuan unit volume perwaktu serta bisa membaca volume cairan yang melewati cairan pada waktu tertentu dengan satuan unit volumetric. Dan untuk kasus tertentu mass flow meter mampu membaca mass dari fluida yang mengalir dalam flow meter dengan satuan unit mass seperti gram, kg, ton, punds dan lainya,
    Bahkan jika flow meter model tertentu dikombinasi dengan temperature maka flow trnsmitter bisa menyajikan energy yang dihasilkan fluida yang bisa menyajikan suatu heat energy dengan satuan energy joule. Hal ini bisanya diaplikasikan untuk steam, air panas pada HVAC atau pada sitem pendinginan seperti chiller atau AC.
    Namun jangan lupa untuk jenis pembacaan gauge atau display yang menggunakan sistem mecahnical register biasanya hanya mampu menmpilkan flow rate dan volumetrik dan tidak bisa memberikan analog output kecuali ditambah dengan sensor putaran yang menerjemahkan putaran sistem mechanical ke dalam satuan angka volume seperti red ssensor atau lainya.

    Power dan out put flow meter

    Untuk masalah power pada flowmeter biasanya pada gauge atau pembacaan ada dua yaitu pembacaan dengan menggunakan mechanical register yang menggunakan jarum yang diteruskan ke sistem angka dan ada juga yang sitem pembacaanya secara digital. Untuk jenis pembacaan menggunakan mechanical register sering populer dengan istilah flow meter biasa, flowmeter analog atau flow meter manual. Jenis flow meter ini biasanya tidak menggunakan flow sensor tapi menggunakan model ruang volume seperti model rotameter atau pd flow meter. Dan flow meter jenis pada umumnya tidak membutuhkan energy power atau listrik.
    Sedangkan sistem pambacaan digital biasanya menghnakan sistem sensor seperti magnetic flow meter menggunakan sensor berupa electrode, ultrasonic flow meter bisanya menggunakan sensor berupa ultrasonic transducer, coriolis flow meter menggunakan sensor coriolis yang mampu membaca force yang bisa menghasilkan mass flow dan seterusnya.
    Flow meter yang digital biasanya dioperasikan dengan power AC dari 90 VAc hingga 240 VAc, power DC dari 12 VDc hingga 36 VDc atau tersedia juga dengan penggunaan Battery yang mampu bertahan hinggga 2 tahun – 5 tahun. Begitu juga output bukan saja pembacaan di display tapi juga bisa memberikan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi cukup lengkap bagi kita yang menginginkan hasil pengukuran flow sensor jika di hubungkan ke control, komunikasi ke komputer atau remote sitem seperti keGPRS atau sistem internet.

    Jenis dan spesifikasi Flow meter

    Begitu banyaknya jenis flow meter maka perlu dilakukan pemilihan jenis flow meter, agar tujuan pemasangan flowmeter sesuai dengan keinginan kita ataupun sesuai dengan disain. Untuk flow meter Air yang menggunakan jenis electromagnetic juga mempunyai karakteristik berbeda.
    Karena spesifikasi flow meter yang di gunakan disesuaikan dengan jenis cairan. Untuk air sungai, air limbah tambang, air limbah chemical maupun air laut mempunyai karakteristik berbeda. Pada kasus ini jenis electromagnetic flow meter yang digunakan juga berbeda spesifikasi bahanya, terutama jenis bahan liner, jenis bahan electroda serta flow tube harus disesuaikan dengan jenis airnya.
    Dari uraian diatas Flow meter mempunyai fungsi untuk :
    • Mengetahui Kecepatan ALiran (Velocity) dengan satuan jarak/waktuSatuan unit pengukuran : (meter/menit, meters/detik dll
    • Mengetahui Kapasitas Aliran (Flow Rate) dalam pipaSatuan unit pengukuran : (LPS, LPM, LPH, M3/H, M3/Menit, GPM, GPH dll
    • Mengetahui Jumlah Total Volume yang telah mengalir (Totalizer)Satuan Unit : m3, liters, gallon dll
    • Control atau monitor dengan adanya output berupa analog out put : 4-20mA, pulsa, RS485, relay contact dan lainya.

    Parameter Pemilihan Jenis Flow meter

    Ada banyak jenis flow meter serta model flowmeter yang harus di sesuaiakan dengan jenis cairan, jenis pipa, tujuan pemasangan flow meter serta lainy, karena itu perlu beberapa panduan dalam memilih jenis flow meter. Berikut ini ada panduan dasar bagi enginner untuk menentukan model maupun type flow meter yaitu :
    • Jenis Fluida (water, oil, chemical, fuel, gas, dll)
    • Ukuran Pipa (DN8 – DN3000 )
    • Besaraan akurasi yang ingin dicapai
    • Max dan min Working Pressure (bars)
    • Temperature Max
    • Max dan min Flow
    • Satuan pengukuran (GPM, LPM, LPH dll)
    • Sistem Installasihorizontal, vertical
    • In Line, Insertion , Clamp on
    • Lokasi Installasi Integral/compact atau Remote/splite
    • in door, Out door, Water Proof, Explosion proof
    • Material Flow Meter (CS, SUS, PVC, dll) Bahan Material
    • Terdapat liner atau tidak di sisi dalam pipa
    • Standart coneksi (JIS, DIN, ANSI)
    • Jenis Aliran (bertekanan, gravity , open channel)
    • Tujuan pemasangan flow meterMengetahui volume
    • Mengetahui flow rate
    • Untuk sistem control (analog out put 4-20 mA, pulsa, RS485 dll)

    Installasi Flow meter

    Dengan banyaknya jenis flow meter sesuai dengan aplikasinya hal penting sebelum memasang flow meter adalah posisi dan jarak installasi dari flow meter. Untuk jarak installasi biasanya mengikuti petunjuk cara instalasi yang telah di berikan oleh manfacture, guna menghindari terjadinya back pressure maupun terjadinya bubble atau terjebaknya udara di dalam flow meter khususnya untuk jenis volumetric flow meter. Karena itu cara installasi flow meter pada pipa yang sudah ada perlu disiasati guna memenuhi prinsip kerja, prinsip installasi dan juga pertimbangan biaya manitenance dan instalasi tidak terlalu mahal.
    Flow meter dalam hal instalasinya mempunyai 4 jenis yaitu jenis installai in line pada pipa, Insertion pada pipa, Clamp on pada pipa dan instalasi pada open channel. Installasi in line dilakukan dengan pemotongan pipa dan koneksinya bisa menggunakan flange atau ulir atau waver yang sering disebut jenis inline flow meter. Sedangkan bentuk kedua yaitu dengan cara melubangi pipa dan dipasang fitting baik saddle fitting maupun welded fitting, kemudian baru flow sensor di masukan kedalamnya yang sering disebut dengan insertion flow meter.
    Untuk jenis instalasi flowmeter yang ketiga yaitu tanpa harus memotong ataupun melubangi pipa namun flow sensor cukup di tempelkan pada permukan luar pipa yang kemudian di clamp dan sering di sebut dengan clamp on flow meter dan ini hanya dimiliki oleh jenis flow meter ultrasonic model clamp on. Selanjutnya jenis instalasi untuk membaca aliran flow dari cairan di tempat terbuka seperti di selokan, sungai, parit atau channel, yang pada umunya menggunkan 2 jenis flow meter magnetic guna mengukur velocity dan digabung dengan ultrasonic level untuk mengukur luasan area channel atau ada juga untuk mengukur velocity menggunakan flow sensor ultrasonic digabung dengan ultrasonic level meter guna mengukur luasan area channel yang dilewati cairan.
    Saat melakukan Installasi flowmeter harus di pertimbangkan karakteristik aliran dalam pipa serta posisi pemasangan flowmeter. Tujuannya adalah diharapkan aliran air didalam flow meter, merupakan aliran laminer dan tidak ada back pressure maupun adanya aliran turbulen. Oleh sebab itu dibutuhkan Jarak pemasangan yang memadai, berdasarkan kondisi instalasi pipa yang dinamakan jarak up stream dan down stream. Berikut ini acuan dasar dan umum up steam dan down stream sebagai aturan jarak pemasangan flow meter magnetic.


    Namun demikian setiap manufature flow meter dan jenis serta model flow meter mempunyai aturan masing-masing karena itu sebelum melakukan instalasi sebaiknya baca petunjuk instalasinya dengan seksama, agar manfaat pemasangan flow meter bisa maksimal dan mendapatkan performa yang kita harapkan.

    Akurasi flow meter

    Akurasi flow meter cukup bervariasi, sesuai dengan jenis dan model dari flowmeter yang diproduksi. Ada yang mempunyai akurasi 5%, 2%, 1%, 0.5% bahkan ada yang 0.2 % dan lebih bai. Untuk jenis flow mete air biasanya kisaran yang diharapkan jika untuk kwalitas proses dan product mencapai 0.5% hingga 1%. Sedangkan jika digunakan untuk irigasi dan pemantauan flow rate untuk menajga performa mesin seperti pada proses pendinginan mesin biasanya berkisar pada angka 2% hingga 5%.
    Namun untuk proses tertentu yang menginginkan kwalitas proses dan product yang sangat tinggi atau karena mahalnya liquid yang diukur maka akurasi flowmeter diharapkan pada kisaran 0.2%. Untiuk kasus ini lebih baik bisa menggunakan jenis flow meter coriolis yang terkenal dengan sebutan mass flow meter. Karena namnya mass flow meter maka akibat perubahan temperature cairan yang mampu merubah viskositas atau bahkan adanya gas atau udara yang terjebak dalam cairan, tidak akan berpengaruh pada hasil pengukuran mass flow meter karena mass udara serta volume cairan tidak berpengaruh.

    Komponen Flow meter

    Ada dua bagian dari flow meter yang utama yaitu flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya dan biasanya ini yang menjadi acuan size flow meter dengan koneksi disesuaikan kondisi lapangan apakah menggunakan flange, ulir atau lainya.
    Untuk flow sensor ini biasanya bahan material sensor di sesuaikan dengan material pipa, spesifikasi fluida, temperature maksimal, max pressure, IP class apakah butuh water proof atau lainya, termasuk jika dibutuhkan material yang punya kelas food grade dan tahan asam.
    Bagian kedua dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge, yang mempunyai fungsi menerjemahkan signal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang bisa ditampilkan berupa angka ke display serta memberikan ouput lainya. Flow transmitter ini biasanya hanya terbagi dalam bentuk menyatu dengan sensor atau terpisah, yang istilah dilapangan adalah compact/integral atau remote/split yang menggunakan kabel sebagai penghubung sensor ke transmitter.
    Dari flow transmitter ini flow meter mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity, dengan satuan unit jarak per waktu, debit aiar atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate dengan satuan unit volume perwaktu serta bisa membaca volume cairan yang melewati cairan pada waktu tertentu dengan satuan unit volumetric. Dan untuk kasus tertentu mass flow meter mampu membaca mass dari fluida yang mengalir dalam flow meter dengan satuan unit mass seperti gram, kg, ton, punds dan lainya,
    Bahkan jika flow meter model tertentu dikombinasi dengan temperature maka flow trnsmitter bisa menyajikan energy yang dihasilkan fluida yang bisa menyajikan suatu heat energy dengan satuan energy joule. Hal ini bisanya diaplikasikan untuk steam, air panas pada HVAC atau pada sitem pendinginan seperti chiller atau AC.
    Namun jangan lupa untuk jenis pembacaan gauge atau display yang menggunakan sistem mecahnical register biasanya hanya mampu menmpilkan flow rate dan volumetrik dan tidak bisa memberikan analog output kecuali ditambah dengan sensor putaran yang menerjemahkan putaran sistem mechanical ke dalam satuan angka volume seperti red ssensor atau lainya.

    Power dan out put flow meter

    Untuk masalah power pada flowmeter biasanya pada gauge atau pembacaan ada dua yaitu pembacaan dengan menggunakan mechanical register yang menggunakan jarum yang diteruskan ke sistem angka dan ada juga yang sitem pembacaanya secara digital. Untuk jenis pembacaan menggunakan mechanical register sering populer dengan istilah flow meter biasa, flowmeter analog atau flow meter manual. Jenis flow meter ini biasanya tidak menggunakan flow sensor tapi menggunakan model ruang volume seperti model rotameter atau pd flow meter. Dan flow meter jenis pada umumnya tidak membutuhkan energy power atau listrik.
    Sedangkan sistem pambacaan digital biasanya menghnakan sistem sensor seperti magnetic flow meter menggunakan sensor berupa electrode, ultrasonic flow meter bisanya menggunakan sensor berupa ultrasonic transducer, coriolis flow meter menggunakan sensor coriolis yang mampu membaca force yang bisa menghasilkan mass flow dan seterusnya.
    Flow meter yang digital biasanya dioperasikan dengan power AC dari 90 VAc hingga 240 VAc, power DC dari 12 VDc hingga 36 VDc atau tersedia juga dengan penggunaan Battery yang mampu bertahan hinggga 2 tahun – 5 tahun. Begitu juga output bukan saja pembacaan di display tapi juga bisa memberikan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi cukup lengkap bagi kita yang menginginkan hasil pengukuran flow sensor jika di hubungkan ke control, komunikasi ke komputer atau remote sitem seperti keGPRS atau sistem internet.
     Flow meter mempunyai banyak jenis dan berdasarkan cara kerja dapat dibagi dalam beberapa type:




  • Picture


  • Connector Hood Sibas HD.25.STO.2.16.G

    Connector Hood Sibas HD.25.STO.2.16.G

    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size  5
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes
    Thread Size  2xPG16

    Body Features
    Entry Style  Top
    Color  Gray
    Material  Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Locking Clip
    Locking Device Location  Housing Bottom

    Dimensions
    Height 70.9 mm [ 2.791 in ]
    Width 29 mm [ 1.14 in ]
    Length 79.5 mm [ 3.13 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  No

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box
  • Sibas Hood Connector HD-KF40.STS-VS1M40G

    Sibas Hood Connector HD-KF40.STS-VS1M40G

    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size  4
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes
    Thread Size  M40

    Body Features
    Entry Style  Side
    Color  Gray
    Material  Die Cast Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Locking Clip
    Locking Device Location  Hood

    Dimensions
    Height 110 mm [ 4.33 in ]
    Width 43 mm [ 1.69 in ]
    Length 93.5 mm [ 3.68 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  Yes

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box & Carton
  • Sibas Hood Connector HD.40.STS.1.29

    Sibas Hood Connector HD.40.STS.1.29

    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size  6
    Thread Size  PG29
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes

    Body Features
    Entry Style  Side
    Color  Gray
    Material  Die Cast Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Side Clip
    Locking Device Location  Housing Bottom

    Dimensions
    Height 76 mm [ 2.99 in ]
    Width 43 mm [ 1.69 in ]
    Length 93.5 mm [ 3.68 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  No

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box

    Other
    Comment  Includes cable fitting
  • Connector Sibas Hoods HD.25.KDO-LB.1.21.Z

    Connector Sibas Hoods HD.25.KDO-LB.1.21.Z

    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size  5
    Thread Size  PG21
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes

    Body Features
    Entry Style  Bottom
    Color  Gray
    Material  Die Cast Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Side Clip
    Locking Device Location  Housing Bottom

    Dimensions
    Height 65.3 mm [ 2.57 in ]
    Width 36 mm [ 1.42 in ]
    Length 79.5 mm [ 3.13 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  No

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box

    Other
    Comment  Hood assembly includes cable adapter.
  • Connector Hoods Sibas EMV.24/64.STO.1M32G

    Connector Hoods Sibas EMV.24/64.STO.1M32G

    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Product Size  8
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes
    Thread Size  M32

    Body Features
    Entry Style  Top
    Material  Die Cast Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Screwlock
    Locking Device Location  Hood

    Dimensions
    Height 90 mm [ 3.543 in ]
    Width 53 mm [ 2.087 in ]
    Length 156 mm [ 6.142 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  No

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box
  • Gast 4AM-70C-CB20 Geared Air Motor

    Gast  4AM-70C-CB20 Geared Air Motor
    (8 Vanes, Reversible)
    Net wt. for standard configuration 60 lbs. (27,0 kg)

    FEATURES
    • 20:1 gear reducer
    • Base mounting
    • Optional mountings and shaft locations available
    • Muffler AL445 (not shown)

    RECOMMENDED
    • Filter AH103F
    • Regulator AH104R
    • Gauge AA806
    • Lubricator AH105L
    • Oil AD220 – 1 quart (.94 litres)
    • Repair kit K280A (Air motor only)
  • Hood Connector Sibas HD.24.STS.1.29

    Hood Connector Sibas HD.24.STS.1.29

    Product Type Features
    Accessory Type : Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size : 4
    Thread Size : PG29
    Product Type : Accessory
    HTS Housings and Hoods : Yes

    Body Features
    Entry Style : Side
    Color : Gray
    Material  Die Cast :  Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type : Side Clip
    Locking Device Location : Housing Bottom

    Dimensions
    Height : 70 mm [ 2.76 in ]
    Width :43 mm [ 1.69 in ]
    Length : 73 mm [ 2.88 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected : No

    Packaging Features
    Packaging Quantity : 5
    Packaging Method : Box

    Other
    Comment : Includes cable fitting
  • Sibas Connector HD.25.STS.1.16 Hood

    Sibas Connector HD.25.STS.1.16 Hood



    Product Type Features
    Accessory Type  Hood
    Connector & Contact Terminates To  Wire & Cable
    Product Size  5
    Thread Size  PG16
    Product Type  Accessory
    HTS Housings and Hoods  Yes

    Body Features
    Entry Style  Side
    Color  Gray
    Material  Aluminum

    Mechanical Attachment
    Locking Device Type  Locking Clip
    Locking Device Location  Housing Bottom

    Dimensions
    Height 70.8 mm [ 2.79 in ]
    Width 29 mm [ 1.14 in ]
    Length 79.5 mm [ 3.13 in ]

    Usage Conditions
    Corrosion Protected  No

    Packaging Features
    Packaging Quantity  5
    Packaging Method  Box

    Other
    Comment  Includes cable fitting
  • Entri Populer

    Entri yang Diunggulkan

    Flow Meter

    Apa itu flow meter? Kegunaan  flow meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui adanya suatu aliran material (liquid, gas,...

    WHAT WE DO

    We've been developing corporate tailored services for clients for 30 years.

    CONTACT US

    For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

    Flow meter Indonesia | level and sensor flow transmitter for liquid and gas

    • Street :Dewi kunti II/2 BSK
    • Person :Ira, Yati, Dewi
    • Phone :+62817666 2166
    • Country :Indonesia
    • Email :sales@wmablog.com

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.